Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Oktober 2013

Menunggu Pebalasan

Well, apakah ini?
menjadi apa aku kini?
Apa yang harus kulakuakan 'tuk mengatasi?
Sekarang hanya ada hampa
Di matamu yang pernah bercahaya
Tapi itu dulu
Semalam, yang telah lalu

Well, apakah itu?
Suara apa di telingaku?
Hanya masa hidupku
Melesat menembus relungku
Ketika kutengok kembali
Segalanya tampak tak berarti
Tapi itu dulu
Semalam, yang telah lalu

Sekarang aku akan pergi
Kutinggalkam semua ini
Kurasa kau akan sadari
Kau akan menggapai 'tuk mengerti

Aku tidak memilih
Tapi aku sudah letih

Dan keputusan ini kuambil sejak dulu
Semalam, yang telah lalu

Selasa, 24 September 2013

sisa senduku



Kisahku berakhir sebelum aku memulainya..

Tak ada yang memulai, dan tak ada yang mengakhiri
Namun semua seperti seudah berlalu..
Kau berubah, hatiku.. sebagian jiwaku menghilang..

Adilkah cinta bila berakhir seperti ini?
Ataukah aku yang jahat membiarkanmu hati terjebak
Tersesat terlalu jauh dalam perasaan..

Tak ada balasan,  tak ada jawaban
Hatiku hanya berprasangka
Aku kira hanya aku di hatimu
Namun, semua sudah menguap bersama angin..

Seharusnya aku sadar, kau bintang..
Pesonamu nyata..
Seharusnya aku ingat, kau menawan..
Banyak mereka yang lebih baik dariku..
Dan mereka menyukaimu..

Sejak itu, kini, dan selamanya semua berakhir..

Hilang sudah senyummu padaku
Hilang sudah sapamu padaku
Hilang sudah semua kisah yang ada..

Bukan aku mundur, mengalah dan menghilang..
Atau berkorban untuk mereka yang lebih istimewa..


Aku hanya sadar
Kau bukan yang terbaik
Kita berbeda..

Inilah sisa senduku..

Sabtu, 07 September 2013

tak sedalam makna



Kenapa pada malam?
Dari sekian banyak waktu yang disediakan tuhan.. kenapa para penikmat kehidmatan penantian.. menulis di malam hari? Entahla..

Yang jelas Malam ini tidak sunyi.
tidak terasa lengang seperti malam sebelumnya..

Bersama rinai.. 
rintiknya yang lebat dalam pekat..
Mengguyur separuh alam, mungkin jika tuhan mengizinkan.. maka seluruh alam akan kuyup bermandikan rinai keberkahan..

Terbiasa mengisi tanpa cerita.. 
Biar tanpa cerita, namun hati rasakan udara itu.. udara malam yang selalu bisikan ketenangan.. udara malam yang mengisahkan potongan hidup yang lalu pada tiap hembusanya..

Ketika hati bahagia., hati terluka.. dan rinai lebih tau segalanya tentang rasa yang ditelan oleh tiap manusia..

Mungkin malam yang bercerita padanya.. tentang kami , tentang seluruh manusia dan seluruh gelagat rasa.. hati yang menduga.

Tiada dari mereka para punjangga mengerti makna rasa.. hanya menduga,lantas.. hanya merasakanya.. hanya merasakanya..

Membuatnya nyata dalam semua sisi kehidupan. Nafas.. imajenasi.. semua tumpah.. meruah dalam bait kata, ratusan alphabet. Mungkin ribuan hingga jutaan.

Terus merangkai.. membiarkanya berlari dan terbang.. menjauh.. terbang seindah mungkin..

Hingga akhirnya rasa yang meluap menerpanya.. membasuh wajahnya  dengan hati.. sangat dalam.

Hati tak berhenti merangkainya lagi dan selamanya.. membiarkanya berlari dan berterbangan..

Walau resah.. dia. Hingga kini  tak menyadarinya..  balutan hati. Tak sedangkal makna.

..

Sabtu, 16 Februari 2013

cry in silence, can you hear that?

petang menyilaukan mata yang tersirat banyak arti..
tenang menyenangkan dipandang namun jauh dari kejujuran..

hahaha petikan kata ini aneh sekali, dan saya selalu jujur tidak seperti sepasang mata tersebut.. :)
dan saya hanya sedih, ketika waktu memaksa untuk mengurangi kesempatan saya untuk bernafas..
setiap harinya terus berkurang, tak terhindar..

jalan setapak itu semakin jelas sekarang, tapi menerawang yang ada dihadapan..
tidak ada yang aku harapkan pada dunia, seribu kalipun mereka bertanyaa..
hanya padaMU Rabb, hanya atas namaMU aku berharap..

bahkan setiap saat aku takut, setiap detik aku takut..
bilakah aku buka mata ini dari lengah tiada sosok umi disana..
aku takut tidak mampu lagi mendengar suara mereka berdua..
ku biarkan air kenikmatan jatuh dari pelupuk yang tegar..

tidak, ribuan kilo aku melangkah, aku berlari..
waktu akan tetap mengejarku..
tiada ruang untukku bersembunyi..

sekarang aku benar-benar menangis..
bahkan sampai terisak tak bersuara..


sejenak memejamkan kehidupan..
aku berangan.. dan tiba-tiba semua hitam..
Allah, Sungguh selamatkan aku dari lingkaran apapun itu..
hingga aku ada pada garis yang kau ridhoi..


Jumat, 28 Desember 2012

Bersama Rinai ku Tuliskan...

Tiada sajak yang terselip pada rinai petang ini...
Aku hanya ingin memutar memori 'baru' yang terlihat usang..
Usang karna episode berjalan berputar, bukan mundur ataupun maju.. hahaha

Belasan bulan berlalu bersama hati mengikuti langkah bintang..
Entah jauh atau tidak.. Entah berjarak atau dekat..
Aku selalu bersamanya.. :)

Dan segera ku sadari..
Heii!!~ aku adalah bayanganmu..

Biarkan saja..
Biarkan nada ku sampaikan pada angin..
Biarkan angin membawa nada ku pergi, dan semoga kembali pada saatnya nanti..

Dan lagi-lagi ku sadari..
Nada ku artikan rindu tak bertuan..

Aku  bahagia tiap kali bersamamu...
Walau tidak seorangpun menyadari kebersamaan kita..
Termasuk dirimu..

Kadang aku tak mengerti..
Mengapa aku tetap merasakan ketenangan itu..
Padahal aku tau betul, kau adalah mimpi butaku..

Entah karna aku memang telah menjadi bagian dari bayanganmu..
Ataukah, karna kau teramat jauh..
Sangat jauh untuk ku gapai..
Hingga ku hanya mampu tersenyum memandangmu.. :)

"Percayalah bintang sinarmu akan selau menyilaukan ronggah ku..
maka teruslah bersinar walau tak mampu menyentuhmu"

(Mencoba bijak mengatasi rasaku)
#Ciputat, Senin/24122012 - 16.40

Kamis, 15 November 2012

ambigu

masihkah ada sisa senyum untuk bintang..?
seakan alam semesta tak bersua..

sungguh serpihan orbitpun membentuk cinta
meski tersisa tawa yang segera mengusang

tak mungkin elang sampaikan salam pada mangsa..
seperti juga aku dan kamu yang berjarak 

pernahku berharap semoga bintang sinari siang
lama menunggu namun bintang nampak pada petang..

seperti juga aku dan kamu yang mungkin tidak akan pernah menyatu..
seperti juga aku dan kamu yang mungkin selamanya membisu..

bukan.. bukan.. bukan kamu..
hanya aku yang membisu..
aku yang saja selalu menganggap semua begitu tak berarti..

Jumat, 21 September 2012

putaran waktu

lihat disini tidak lagi ramai dengan warna
dengarlah disini tidak lagi bising dengan tangis

warna sudah kabur oleh angin
tangispun berlalu dengan lengang

sekarang semua kembali sunyi
kembali sepi, surau tak berpenghuni
hingga nada anginpun bergeming..

"aku sedih dan tak mengerti.."

Kamis, 06 September 2012

betapa egoisnya hati

tentang hati
dan tak sepenuhnya hati mengerti
tentang hidup
dan tak sepenuhnya hidup mengerti

mungkin waktu terus berkata dalam putaran masa
hati pun turut merangkai puing-puingan rasa
namun tetap saja.,, tetap bibir bisu tak akan pernah bercerita..

tentang hati
yaa benar, hati tak sepenuhnya mengerti
tentang hidup dan waktu yang berputarpun jua tak mengerti..

lidah yang keluh, jiwa yang terguncang..
segalanya menyeruak dalam sesak
tapi hati masih bisa berkembang, menebarkan sejuta keindahan
(walau hanya ada pada hati)

Senin, 16 Juli 2012

Angin dan Anganku

Angin.. menari bersama daun muda
Mereka tertawa dan bersenandung..
Tak lelah saling berdendang..

Aku ingin ikut..!
Aku ingin bercengkrama dengan angin..
Bersenda gurau melepas lelah..

Terbang dalam khayal..
Menembus dinding waktu..
Meninggalkan bekas luka..

Dalam hati,  Anganku berkesiap menyapa bahagia..
Anganku yang melambai membayangi gerak angin..
Wahai Angin..Sapalah aku dan Anganku..
Anganku..
Yaaa dia yang selalu ada bersamamu Angin..

Kita

Kamu ada disini..
Kamu bersama disisi..
Tapi kamu tiada pernah bergeming..

Aku disini..
Aku bersama disisi..
Aku pun tiada bergeming..

Kamu tau?
Aku selalu memikirkan tentang 'Kita'

Kita yang tak pernah menyebutkan kita..
Kita yang tak pernah tau bahwa kita adalah kita..
Kita yang tak pernah ingin berpisah..

16/07/2012

Jumat, 13 Juli 2012

Bintang

Bintang.. tiada kilau menyerupaimu..
aku tak mengerti ungkapan apa itu..
aku juga tak mengerti mengapa seperti itu..

Bintang.. tiada senyum semanis itu..
aku tak mengerti ungkapan itu..
aku juga tak mengerti mengapa seperti itu..

Bintang.. tiada rasa selembut itu..
aku tak mengerti ungkapan itu..
aku juga tak mengerti ungkapan itu..

Bintang.. aku mohon jawablah..
jawablah resahku..
Bintang.. aku mohon jawablah..
jawablah rinduku..

Bintang.. tak pernah ku ragu untuk mengerti..
bahwa kita akan bertemu..
tak pernah ku ragu untuk memahami..
bahwa kita akan bersatu..

Bersama indahnya Doaku..
 13/07/2012