Minggu, 05 Agustus 2012

Dengarkanlah..

sama yang ingin aku katakan.. bahwa lama kita tak saling sapa
sama seperti kemarin dan hari esok, tak bergeming hanya derap langkah yang mengusik sepi
sama seperti setahun lalu saat kita tidak saling mengenal, sekarang kenalpun tak saling ingin tau bahwa kita pernah saling mengenal..
sama seperti kemarin dan esok, tak ada pengenalan dalam sebuah perkenalan
tak ada pengertian dalam sebuah cerita.. tak ada curhatan dalam sebuah derita..
sama sekali tidak ada goresan kata!

karna dengan tulisan sajah kita tidak dapat mengerti.. apalagi hanya diam bisu
hilang sudah kisah kita selama setahun.. hanya karna masalah yang kita anggap penyelesaian..

bisakah hari setelah esok kau tersenyum layak nya pahlawan yang paling berjasa?
bisakah lusa dan hari selanjutnya kau tertawa setulus pelipur laraku?
bisakah seterusnyaa kau disini setia menunggu ungkapan ini dan itu?
tidaak! jelas sekarang terkuak segalanya..

sama seperti saat aku bersabar untuk mengerti bahwa kau tak jua mengerti..
tentang tulisan, harapan, ungkapan dan segalanya yang ternyata untukmu..

datar

sunyi.. disini sangat sunyi rasanya, hembusan anginpun tak terdengar
aku ingin sendiri.. berfikir dan berhenti menyalahkan diri
bahkan jemaripun ragu untuk bercerita..
aku sedih..

semua makhluk punya kehidupanya masing-masing
mereka juga punya masalah dan resiko dari pilihan hidup ini
tapi mengapa aku masih merasa sedih?

kenapa aku terus mencari kesempurnaan hidup? tapi aku tidak pernah mau berusaha..
kenapa mereka tidak peduli? justru bahagia dengan air mataku..
sebenarnya kehidupan yang mana yang benar?
aku sedih.. aku juga lelah..

ini yang selalu terjadi..
membiarkan semua kejadian, masalah, pilihan, resiko, kebahagiaan dan apapun itu
aku membiarkan semua terjadi dan berlalu..
tanpa perlu menyapa dan bertindak.. tanpa perlu komentar dan mengeluh..
biarkan mereka datang dan kemudian pergi pada saatnya..
walau aku tau aku sendiri dan tak pernah ingin ditemani..

Sabtu, 04 Agustus 2012

Senyum indahnya


Dia terus bekerja pagi malam..
waktunya habis oleh  kehidupan, tak pernah peduli berapa ribu tetes keringat yang dihasilkan
Dia juga mengajarkanku hakikat kehidupan..
bagaimana cara berbagi, memahami sesama, menyangi tulus, berkorban tanpa pamrih..

Andai saja ada kata yang pantas aku ucapkan untuk hadiah..
ingin bilang terimakasih untuk segalanya..
selama 19 tahun dan selamanya, Anda sangat mendidik saya dengan inspirasi hebat..
Saat dimana saya menghancurkan mimpi yang sudah tertata begitu indah itu, tapi..
tapi Dia tetap tersenyum.. ramah memeluk.. dan berkata, "Nak, hidup ini begitu luas.. pelajarilah tiap langkahnya. jangan pernah mundur walau selangkah"
yaa.. dan itu terngiang ditelinga sampai sekarang, sejak 3 tahun lebih berlalu..

Bahkan saat saya menangis menjerit memohon maaf, dia tetap tersenyum..
lembut mengusap air mata ini, sejak itu saya berjanji! tidak akan ada lagi kecewa..

teringat.. sembilan belas tahun sudah bersama.. dengan perjuangan yang hampir puluhan tahun..
menginjak usianya yang mendekati kepala lima, dia tetap berjuang:')
tak lelah mengajariku arti perjuangan, pengorbanan, kesetiaan, pengabdian dan keikhlasan..
bila bisa saya merekap semua kisah.. mungkin akan habis ribuan, jutaan ratus tetes tinta emas..

dia juga selalu bernostalgia.. menceritakan ini dan itu..
berkata bahwa aku dan dia sama.. kita seperti anak kembar
sama-sama suka tantangan,postur wajah kita sama.. watak kita sama..
kita satu jurusan, satu almamater, satu hobi..
saya pernah jatuh dari motor dah patah tulang lalu beralih memaksa ingin menyetir mobil.. sama seperti kamu saat ini:) #tergores senyum menawan itu

tidak sanggup:'( apa yang bisa saya balas?
mendoakan saja engga tiap saat! belajar saja malas-malasan
dengan usaha seperti ini, mana bisa mengembalikan mimpi yang pernah terpendam itu?!!

"Rabb sayangi dia, terimalah perjuanganya, agamanya, ibadahnya..
dia yang terus berdakwah menyebarkan agama, dari kota ke kota berhijra tempat melawan suramnya dunia..
siapkan istana untuknya disisiMU, bersama hamba2MU yang terdahulu yang juga engkau kasihi..
dan kembalikan mimpi itu agar segera menjadi nyata:') amiin"

dia yang masih selamanya tetap berjuang, dan senyumnya yang tergores diwajah menua..
yaa dialah Ayah:)
#Abi Zudo




Jumat, 03 Agustus 2012

Something is missing

Baca.. baca ini..
kisah separuh jiwaku,

tadi, ada seorang sahabat saya yang bercerita..
bahwa kejadian ini bukanlah kejadian yang sebenarnya
karna sebenarnya, orang itu tau benar skenario kejadian ini..

lelah saya untuk bersikap, orang itu teramat baik..
bahkan saat saya bermimpi sedang sakit, orang itulah yang ada disisi
lidahpun keluh tak mampu berkata dengan semua kejadian ini

saya jadi mengerti banyak hal, dan yang terpenting adalah kini saya mengerti bahwa saya sangat mengenal seseorang itu.
tidak mampu lagi emosi berkata, hanya kesabaran dan ketulusan yang  membenarkan pengertian saya bahwa kini saya sangat mengenal orang itu..

dia mengingatkan bahwa ini semua pilihan sulit dan membingungkan..
tapi percayalah.. saya akan mengerti dan akan mencari 'hikmah' yang pernah kita bicarakan bersama:)
'hikmah' sesuatu itu tidak akan pernah hilang oleh waktu
karna hanya kita yang membicarakan, kapan 'hikmah' itu menjadi begitu amat indah dan menawan..


^^

Semoga semua yang tergores menjadi ladang kebahagiaan kita:)

lintas semu

aku hanya terlelap sejenak..
melepas penat dan lelah
kau tau? aku tidak pernah membayangkan hal ini
aku memimpikanmu..
padahal kau kini sahabatku.. haha
itu sangat lucu..
karna apa, karna dalam mimpiku aku dan kau menjadi kita
itu sangat membuatku pusing saat terjaga
terhenyak dalam lamunan sejenak
menyadarkan diri
dan berkata.. "itu tidak mungkin"
yaa karna semua hanya mimpi haha:)

Minggu, 29 Juli 2012

Akhir

Saya hanya mencoba profesional dengan amanah
saya tidak berminat untuk mempermasalahkan masa yang telah berlalu
walau hanya kejadian kemarin, saya hanya berusaha lakukan yang terbaik

jujur saya kecewa, merasa sangat direndahkan..
jelas salah saya.. ya anda datang sejak setahun terakhir..
mencoba mengenal saya dan masuk ke kehidupan saya dengan begitu cepat
tidak ada penolakan, hanya jarak yang bisa menjaga saya
itupun sekarang cukup menyakitkan untuk saya!

saya kecewa bukan karna cemburu! tapi saya mengerti satu hal
bahwa saya direndahkan dengan perlakuan anda selama ini..
anda pergi begitu saja, saya merasa nama saya terusik..

tapi sekali lagi saya pastikan!
saya sangat berusaha untuk bertanggung jawab komit dengan amanah
tidak ingin mempermasalahkan masalah yang telah terjadi
saya dan anda adalah partner kerja
jadi saya pikir cukuplah Allah yang menjadi penolong hati saya..